Jangan Keliru! Ini Cara Merawat Hijab Sulam dan Embroidery agar Tetap Awet

Jangan Keliru! Ini Cara Merawat Hijab Sulam dan Embroidery agar Tetap Awet

nicePeople, kalian lebih suka menggunakan hijab polos atau motif? Melihat dari tren hijab tahun 2024 lalu, kalangan Gen Z dan milenial cenderung mengarah pada gaya yang simple dan minimalis, termasuk penggunaan hijab polos.

Warna hijab soft seperti putih, hitam, beige, ataupun pastel menjadi pilihan favorit mereka karena selain mudah dipadupadankan, hijab berwarna soft juga memberikan tampilan yang elegan dan modern.

Pemilihan style yang simple dan minimalis ini membuat sebagian dari mereka mengesampingkan penggunaan hijab motif atau menjadikannya sebagai pilihan kedua. Padahal, hijab motif dapat memberikan tampilan yang bold, lho.

Pilihan Lain Selain Hijab Motif untuk Menciptakan Tampilan yang Bold

nicePeople yang ingin tampil bold tetapi kurang suka mengenakan hijab motif, hijab sulam dan embroidery bisa jadi alternatif yang sangat tepat. Hijab dengan sulaman atau embroidery memberikan kesan yang lebih kaya dan bertekstur, tanpa perlu mengorbankan gaya simple dan minimalis.

Mau mencoba hijab sulam? Pas banget nih! napocut baru saja meluncurkan hijab Nayla Sulam, yang terbuat dari bahan Premium Plain Paris. Dengan desain motif bunga lavender, hijab ini memberikan sentuhan mewah, timeless, dan elegan. Tersedia dalam 5 pilihan warna, mulai dari yang soft hingga bold, cocok untuk dipakai sehari-hari maupun acara formal.

Cara Merawat Hijab Sulam dan Embroidery

Sebagian orang enggan menggunakan hijab sulam atau embroidery karena merasa kesulitan dalam merawatnya. Padahal, dengan beberapa langkah perawatan yang tepat, hijab ini bisa tetap awet dan cantik.

nicePeople yang ingin memakai hijab sulam dan embroidery tanpa khawatir merusaknya, berikut adalah cara merawat dengan tepat:

1. Teknik Mencuci

Cucil hijab sulam dan embroidery secara manual menggunakan tangan untuk menjaga tekstur kain, sulaman, dan bordirnya tetap utuh. Sebelum mencuci, rendam hijab dalam air dingin yang dicampur deterjen lembut. Hindari deterjen yang mengandung bahan pemutih karena dapat merusak warna kain dan benang sulam serta bordir. Hindari memeras hijab dengan keras setelah mencuci, cukup tekan-tekan perlahan untuk menghilangkan kelebihan air tanpa merusak benang sulaman dan bordir.

2. Proses Pengeringan

Setelah dicuci, jemur hijab di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Gunakan hanger atau gantungan khusus hijab untuk menjaga bentuknya tetap rapi selama pengeringan. Jika memungkinkan, hindari menggantung hijab pada tali jemuran yang kasar untuk mencegah tarikan atau kerusakan pada benang sulam dan bordir.

3. Menyetrika Hijab

Setrika hijab dengan hati-hati menggunakan suhu rendah. Sebelum menyetrika, balik hijab sehingga bagian sulaman dan bordir menghadap ke bawah atau gunakan kain pelindung tambahan di atas area sulamannya. Hal ini bertujuan agar benang tetap terjaga bentuk dan teksturnya.

4. Penyimpanan yang Aman

Setelah kering dan rapi, simpan hijab di tempat yang bersih dan bebas debu. Kamu bisa menggantung hijab menggunakan hanger khusus untuk hijab, atau melipatnya dengan hati-hati. Pastikan lipatan tidak langsung mengenai area sulaman dan bordir agar tidak merusak tekstur benangnya. Jika memiliki banyak hijab sulam dan embroidery, gunakan pembatas atau kantong penyimpanan kain yang bersih untuk mencegah gesekan antar sulaman.

Gimana nicePeople? Mudahkan cara merawatnya hijab sulam dan embroidery? Yuk, jangan ragu untuk membeli Nayla Hijab dan Embroidery Series dari napocut!