
Kamis, 16 April 2026, napocut berkesempatan berkolaborasi dengan Yayasan Teman Hebat Berkarya. Kegiatan ini menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan dukungan nyata untuk pemberdayaan teman-teman disabilitas.
Acara dibuka dengan sapaan hangat dari Dina Fadia, Chief Marketing Officer napocut, yang bercerita kalau kolaborasi ini adalah langkah kami untuk lebih peduli terhadap sekitar. Suasana jadi makin inspiratif saat Aisyah Winna, founder dari Teman Hebat Berkarya, mulai berbagi cerita.
Mendengar beliau bercerita, kami diingatkan kembali kalau di balik setiap keterbatasan, selalu ada talenta luar biasa yang hanya butuh ruang untuk terus bertumbuh.
Cerita di Balik Teman Hebat Berkarya

Semuanya bermula dari pengalaman Aisyah Winna saat masih menjadi guru SLB. Beliau sering menemui para orang tua yang cemas akan masa depan anak-anaknya setelah lulus sekolah. Keresahan itu yang akhirnya melahirkan wadah bagi teman-teman disabilitas agar bisa mandiri secara ekonomi dan memiliki keterampilan.
Kini, setelah 6 tahun berjalan, komunitas ini telah bertransformasi menjadi yayasan yang mewadahi berbagai bakat tanpa paksaan. Mulai dari mereka yang ahli membuat kerajinan tangan, hingga pengembangan diri melalui kegiatan lain seperti fashion show.
#TeamNAPOCUT Asah Kreativitas melalui Workshop Kain Perca

Melalui program Bersi Bersi Lemari dari Teman Hebat Berkarya, seluruh #TeamNAPOCUT ikut bergerak melakukan decluttering pakaian layak pakai. Pakaian ini dikumpulkan agar bisa diolah kembali menjadi barang baru yang lebih bermanfaat di tangan yang tepat.

Keseruan berlanjut saat beberapa dari kami duduk melingkar untuk belajar membuat keychain dari kain perca. Di sini, kami benar-benar jadi murid. Dengan jemari yang sangat telaten dan penuh kesabaran, teman-teman disabilitas membimbing kami memadukan potongan kain sisa produksi menjadi aksesori yang cantik. Momen menganyam bareng ini jadi pengingat bagi kami bahwa hal kecil seperti sisa kain pun bisa berubah jadi karya yang punya nilai.
Selesai workshop, #TeamNAPOCUT yang lain pun ikut kumpul di lantai bawah untuk mampir ke booth yang dibuka oleh Teman Hebat Berkarya. Kalau saat workshop tadi kita cuma fokus belajar bikin satu jenis aksesori, di sini pilihannya ternyata jauh lebih beragam dan menarik hati.

Ada banyak banget produk yang dipajang, mulai dari scrunchie, tumbler holder, pouch, tas, sampai baju dan keset yang anyamannya beneran rapi. Melihat langsung hasil karya mereka yang variatif ini bikin kami makin kagum dengan talenta teman-teman disabilitas.
Area bazar pun jadi makin ramai karena banyak dari kami yang asyik memilih produk favorit untuk dibawa pulang. Kami membeli produk mereka bukan sekadar bentuk dukungan, tapi memang karena kualitasnya yang bagus dan sangat fungsional untuk dipakai sehari-hari.
Bertemu Sudut Pandang Baru melalui Karya Kerajinan Tangan
Kolaborasi ini jadi momen berharga buat napocut untuk belajar tentang arti saling menghargai. Melihat semangat dan potensi besar teman-teman disabilitas, kami pulang dengan perspektif baru: bahwa setiap orang punya cara uniknya sendiri untuk melahirkan sebuah karya hebat.
Terima kasih banyak untuk semua pendamping dan teman-teman disabilitas dari Yayasan Teman Hebat Berkarya yang sudah berbagi ilmu dan inspirasinya hari ini. Semoga langkah kecil melalui pemanfaatan pakaian bekas ini bisa terus membawa manfaat yang berkelanjutan bagi kita semua.